Gugus IV Kecamatan
Ngasem – Tepat tanggal 22 Oktober 2020 bersamaan dengan peringatan Hari Santri
tahun 2020, Gugus IV mengadakan alih informasi Orientasi Teknis Pemanfaatan
Teknologi Informasi Bidang Pendidikan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari RTL Bimtek Optimalisasi OPS dalam
Meningkatkan Mutu Pendidikan di Bojonegoro yang diselenggarakan oleh Dinas
Pendidikan pada hari Kamis, 15 Oktober 2020.
Kegiatan Orientasi
Teknis Pemanfaatan Informasi Bidang Pendidikan berlangsung mulai pukul 08.00
dan selesai sekitar pukul 12.00, dilaksanakan di SD Negeri Mediyunan I Ngasem.
Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh 40 peserta yang terdiri dari
kepala sekolah dan guru se Gugus IV.
Harapan dari kegiatan
Orientasi Teknis tadi pagi diantaranya setiap guru dapat membuka akun dan
mengecek info GTK masing-masing, bisa menginput datanya sendiri, bisa membuka
SIM PKB dan membuka guru belajar, selain itu guru juga dapat mengenal
Sifajargoro yang merupakan Sistem Informasi Pembelajaran On-Line di Bojonegoro.
Sebelum kegiatan
berlangsung setiap peserta akan mengisi daftar hadir dan kuesioner secara
online, yang mana link-nya langsung dikirim dari KKG 1 Kabupaten Bojonegoro.Kuesioner
dikirim dua kali, sebelum kegiatan berlangsung dan setelah kegiatan berakhir.
Sebelumnya banyak guru yang tidak bisa mengecek Info GTK-nya sendiri, karena
mereka sendiri tidak mengetahui akun dan password-nya. Kegiatan tadi pagi, para
guru langsung action untuk membuka akun dapodiknya masing – masing untuk
mengecek Info GTK. Saat ini hampir semua guru di Gugus IV Kecamatan Ngasem
mampu mengecek datanya masing – masing.
Untuk kegiatan
selanjutnya setiap guru membuka SIM PKB masing – masing. SIM PKB merupakan
nyawa dari guru, mereka harus mengetahui akun dan password SIM PKB masing –
masing. Sebagian besar guru khususnya di wilayah Gugus IV Ngasem sudah dapat
masuk ke SIM PKB dan sudah mengikuti guru belajar, program yang ada di SIM PKB.
Program Guru Belajar ini sangat membantu guru di era pandemi saat ini. Guru dapat merancang dan melakukan pembelajaran jarak jauh yang bermakna bagi siswa. Selain itu program ini juga dapat mengembangkan kompetensi guru dalam melakukan assesmen pembelajaran jarak jauh.
Kegiatan Orientasi
Teknis tersebut, guru juga dikenalkan dengan Sifajargoro, meskipun pada jenjang
SD Sifajargoro belum dilaunching, paling tidak tenaga pendidik sudah mengenal
dan dapat mengakses melalui username yang masih dalam tahap uji coba.
Kegiatan yang
berlangsung serempak di beberapa titik di wilayah Bojonegoro juga diikuti oleh
Bapak Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini
memberi dampak yang signifikan bagi guru- guru di wilayah Bojonegoro khususnya bagi guru – guru di wilayah Gugus IV Ngasem
dalam memanfaatkan teknologi informasi. Guru diharapkan melek IT dan dapat melakukan
pembelajaran jarak jauh yang melibatkan siswa.(Nofi Restiani)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar